Clocks for website
<a href="http://www.clock4blog.eu">clock for blog</a>
Free clock for your blog

selamat datang di My Blog

selamat datang..!di sarangge@rtBlog.com,..semoga..! anda puas
Tampilkan postingan dengan label Materi Seni. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi Seni. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 September 2011

Materi Seni

 MICHAEL ANGELO dan LUKISANNYA

Langit-langit dari Sistine Chapel, sebuah tempat terkenal di Kota Vatican di Roma, penuh dengan lukisan Michelangelo yang menggambarkan cerita-cerita tentang Dewa. Selama ratusan tahun, banyak orang telah melihat pada karya agung hidup ini. Saat terpukau oleh kemegahannya, mereka mungkin bertanya, "Mengapa Michelangelo menghabiskan hidupnya menciptakan karya abadi ini? Apa yang ingin disampaikannya kepada orang-orang? "Selama bertahun-tahun, tanpa memandang kelas sosial, semua orang mengangkat kepala mereka untuk melihat lukisan yang luar biasa ini dari master seni lukis ini.
Setiap goresan membawa rasa hormat dan kerinduannya kepada surga. Setiap goresan menekankan kemurnian yang suci dan pikiran dan penolakan keterikatan duniawi. Berdasarkan kepercayaan kepada Tuhan, Michelangelo melukis kesucian dan kekhidmatan Kerajaan Surga. Ia melukis akibat yang berbeda bagi orang-orang yang berbuat baik atau jahat. Dia mengubah lingkungan biasa kapel tempat ibadah untuk generasi mendatang. Dia menghabiskan seluruh hidupnya dalam kesusahan dan kesepian yang tak tertandingi. Karena kepercayaannya kepada Tuhan, karya-karyanya mengungkapkan sebuah keajaiban dalam segala hal. Keyakinannya membantunya untuk mencapai karya seni yang sempurna. Keyakinannya mendorong karya seninya menuju puncak seni lukis, dan itu telah membawa rasa hormat dari generasi ke generasi yang menekuni dunia seni.
Kapel Sistine
Kapel Sistine
Banyak tokoh-tokoh di langit-langit yang dilukis telanjang, namun gambar-gambar ini tidak menimbulkan pikiran kotor pada orang-orang yang melihatnya. Michelangelo tidak pernah menikah dalam hidupnya. Dia meletakkan pikiran sepenuhnya ke dalam seni. Dia berpola pikir murni selama melukis, memberikan gambar dari karakter sebuah kemurnian seperti seorang bayi yang baru lahir. Ketika melihat lukisan-lukisan besar ini, selain tersentuh oleh kekhidmatan dari surga, dan dewa-dewa bermartabat, orang juga akan tidak punya pikiran jahat dan cenderung untuk melakukan pengendalian moral di depan karya-karya Michelangelo.


Rabu, 07 September 2011

Materi Seni

 Seni rupa Mesir dan Mezopotamia 

  Kesenian Mesir Kuno dimulai sekitar aliran sungai Nil merupakan daerah pertanian yang subur yang dapat memberikan kemakmuran kepada rakyatnya, sehingga Mesir dapat mengembangkan kebudayaanya dengan baik. Sejak dahulu mereka sudah mengenal ilmu pengetahuan, kesenian dan sudah mengenal jenis tulisan yang disebut Hirogli Bangsa Mesir mempunyai kepercayaan dengan berbagai kultus (pemujaan), yaitu kultus kematian, kultus Raja dan kultus Dewa, merekapun termasuk penganut Polytheisme (banyak Dewa), seperti Dewa Amon, Dewa Osiris, Dewa Hours, Dewa Isis, Dewi Hather dan sebaginya, dan dari kegiatan – kegiatan kepercayaan itulah muncul seni Mesir yang bersifat sacral, penuh magis dan misteri, mulai dari pembuatan mumi, seni lukis, seni patung sampai pada bangunan – bangunan yang monumental dan raksasa. Terutama seni bangunan dan seni patung dibuat dari batu kapur dan batu granit. Sehingga peninggalan – peninggalannya masih dapat kita lihat sampai sekarang a. Seni Bangunan (bangunan makan dan kuil) Mesir kuno Bangunan makam yang disebut pyramid didirikan dari susunan batu kapur berbentuk limas segi empat yang didalamnya terdapat gang – gang / lorong menuju ke kamar Raja (Mummi Firaon), kamar premaisuri dan kamar harta. Salah satu Pyramid yang terkenal yaitu pyramid Khufu di Ghizah yang dianggap sebagi keajaiban dunia Bangunan kuil di Mesir ada dua jenis, yaitu; - Kuil lapangan, contohnya Kuil Amon Re di Karnak - Kuil Korokan (kuil yang dipahatkan pada bukit karang), contohnya kuil Ramses II di Abu Simbel b. Seni Patung Mesir Kuno Berdasarkan sikap tubuhnya, patung Mesir dibedakan menjadi: - Patung Kourus, yaitu patung Dewa/Raja, memakai tutup kepala berdiri tegap, tangan kanan dikepalkan disamping dan kaki kirinya dilangkahkan kedepan - Patung kore, yaitu patung Dewi/ratu yang ciri – cirinya sama dengan kourus hanya kaki kirinya tidak melangkah dan berpakain lengkap. patung dalam bentuk lain disebut Sphynx, yaitu patung berkepala Raja berbadan singa c. Seni relief / Lukis Mesir Kuno Ditemukan pada lembaran papyrus, peti mati dan dinding. Kesan yang ditampilkan bersifat dekoratifilustratif dan simbolis. Sedangkan cara menggambar objeknya yaitu: - Bersifat ideoplastis, mengungkapkan apa yang dipikirkan dan bukan yang dilihat sebenarnya - Menggunakan prespektif batin, artinya menggambarkan besar kecilnya objek bukan ditentukan oleh jarak pandangan melainkan berdasarkan martabat orang yang digambarkan. Misalnya gambar seorang Raja lebih besar dari pada rakyatnya d. Seni Musik dan Seni ari Mesir Kuno Sesuai dengan perkembangan kebudayaan merekapun pada saat itu sudah mengenal seni Tari dan musik. Hal ini berdasarkan pahatn mereka (relief) pada dinding bangunan. Diantaranya terdapat adegan yang sedang memainkan suling dan harva serta adegan Tari Tarian ritual sesuai dengan kepercayaan mereka pada saat itu.